Udan Riris
hidup yang hanya sekedar mampir membuat puisi
Wednesday, August 11, 2004
pagi berulang
Jembatan itu
Tiap pagi menyambutku
Dengan cahaya kuning redup
Yang sebentar akan tutup
Lalu lalang lintas manusia
termasuk 2 gembel
Si anak dan ibunya
Dan aku,
dengan pagi yang terus berulang
bapak
Bapak,
Tidak rindukah engkau ku peluk?
Newer Posts
Home
Subscribe to:
Posts (Atom)