Wednesday, January 11, 2006

menjenguk malam

aku pergi ke awan
kujenguk bulan
kutanya, kapan purnama?
kujenguk sinarnya
kutanya, dari mana cerahnya,
hingga bisa sampai ke bumi?
kujenguk angin
kutanya, kenapa bisa dingin?

aku tak menjenguk bintang
dan tak kutanya apa

karena malam ini
tak kulihat dia
ada di sana

terus mengalir, sampai...

dalam diriku mengalir
sungai panjang
tanpa hulu
tanpa muara
bukan air
tapi cinta
bukan batu
tapi asa
bukan riak
tapi keyakinan

terus mengalir
berhenti
sampai
hariNya nanti
kelak tiba

aku belajar

aku belajar mencintai
tanpa harus dicintai

karena mencinta itu
bukan transaksi dagang sapi
tapi perbuatan tanpa pamrih

aku yakin

seperti malam yakin akan datang pagi
seperti mendung yakin akan datang mentari
seperti bulan setengah yakin akan purnama

tidak ada cinta yang gagal
tidak ada cinta yang hilang
tidak ada cinta yang lenyap

cinta itu selalu ada
sejauh aku memberinya
tanpa mengharap balas
suatu apa

:)

Sunday, January 08, 2006

lewat sepuluh hari

mimpi mimpi kecil
adalah menginjak
embun di ujung daun
di pagi hari

memandang
ujung bulan
bersua mata dengan
bintang

memeluk kabut
merindu angin
tengadah
menerima gerimis

menunduk
taat pada badai
menghanyut
taat pada arus

mimpi mimpi kecil
bunga bunga kuncup
sebelum berkabut
dan engkau hampir luput

Tuesday, January 03, 2006

tak sabar

lintang

ing

madyoratri

kau ada di atas awan
bisakah kau baritahu aku
jauh ke depan

tentang nasib

bintang

di

tengah malam?

tak sabar

lintang

ing

madyoratri

kau ada di atas awan
bisakah kau baritahu aku
jauh ke depan

tentang nasib

bintang

di

tengah malam?