ibu..
ayo bu..bangun bu..bangun..
ayo kita bawa langkah ini ke gunung
sambil bawa selimut, baju, kerudung
lilin, buku-buku doa, sajadah, rosario
tasbih, alkitab, al-quran
semua yang buat batin kita selamat,tenang
karena tidak ada tenang lagi
tempat kaki ini menetap
getar..,geser..,guncang..,
terbelah..,runtuh..,hancur..,
gemuruh..,jatuh..,remuk..,
goyang..,pecah..
sebutir air mata sudah di ujung mata
menunggu jatuh meleleh
sementara dengkul ini tak diam saja
seperti ingin ikut meleleh
ikut jejak air mata
mana alas kakiku..!!
hilang..tertutup reruntuhan
mana tadi ibu ku?
tak kulihat sehelai pun rambutnya
helai rambut putih pun tidak,
hitam pun tak ku lihat!
seperti ingin terbang saja
bumi ini ingin berontak rupanya
tapi apa daya
aku hanya punya kaki dua
bumi terbelah
aku rebah
ditimpa nasib
ditimpa murka alam
ini puisi terakhir ku
sebelum aku beranjak
ke akhirat