Tuesday, March 15, 2005

jendela melambai

Whua..ha..ihk..ihk..arggh..
arrghh..hik..hik..ehhheh.eh..
Tak bisa benda mati ini
membuat orang bisa membaca tangisan ku.
Tapi ku kan tetap menangis…

Whua..ihk..ihk..aakkk..ih..ishk..
Bulan masih mengintip
Di atas jembatan raya
Pergi kau bulan
Sirna saja kau dari ujung-ujung awan
Tak rela kah engkau pagi menjelang
Sepertinya kau masih ingin aku tidur
dibuai terpa angin malam

Tapi riuh pagi sudah menuntut langkah
untuk pergi ke luar rumah tiap hari.
Meninggalkan pagar-pagar
jendela-jendela
rumah-rumah kecil
yang melambaikan tangan
melepas aku pergi beradu nyali dan nurani
setiap hari.