Tuesday, August 16, 2005

Balada Patas Enam

kepala bersandar pada lengan yang menggantung
di larik besi atap bus kota
keringat mengucur di punggung punggung
minyak wajah keluar dari pori pori muka
betis kencang nyaris keram
mata nanar lelah merah
rambut kuyup bukan karena hujan
tapi karena keringat di kepala, wahai sayang

semoga jerih lelah hari ini
berujung pada jumpa bahagia
orang tua, istri,suami anak menanti
di depan pintu rumah
yang bak pintu surgawi